Senin, 17 September 2012

DNA dan RNA

Mengenal DNA dan RNA

Tags: ,

dna
dna
DNA
DNA (deoxyribonucleic acid) atau asam deoksiribosa nukleat (ADN) merupakan tempat penyimpanan informasi genetik.
Struktur DNA
Pada tahun 1953, Frances Crick dan James Watson menemukan model molekul DNA sebagai suatu struktur heliks beruntai ganda, atau yang lebih dikenal dengan heliks ganda Watson-Crick.DNA merupakan makromolekul polinukleotida yang tersusun atas polimer nukleotida yang berulang-ulang, tersusun rangkap, membentuk DNA haliks ganda dan berpilin ke kanan.Setiap nukleotida terdiri dari tiga gugus molekul, yaitu :
- Gula 5 karbon (2-deoksiribosa)
- basa nitrogen yang terdiri golongan purin yaitu adenin (Adenin = A) dan guanin (guanini = G), serta golongan pirimidin, yaitu sitosin (cytosine = C) dan timin (thymine = T)
- gugus fosfat

Berikut susunan struktur kimia komponen penyusun DNA :
Baik purin ataupun pirimidin yang berkaitan dengan deoksiribosa membentuk suatu molekul yang dinamakan nukleosida atau deoksiribonukleosida yang merupakan prekursor elementer untuk sintesis DNA.Prekursor merupakan suatu unsur awal pembentukan senyawa deoksiribonukleosida yang berkaitan dengan gugus fosfat.DNA tersusun dari empat jenis monomer nukleotida.
Keempat basa nitrogen nukleotida di dalam DNA tidak berjumlah sama rata.Akan tetapi, pada setiap molekul DNA, jumlah adenin (A) selalu sama dengan jumlah timin (T).Demikian pula jumlah guanin (G) dengan sitisin(C) selalu sama.Fenomena ini dinamakan ketentuan Chargaff.Adenin (A) selalu berpasangan dengan timin (T) dan membentuk dua ikatan hidrogen (A=T), sedagkan sitosin (C) selalu berpasangan dengan guanin (G) dan membentuk 3 ikatan hirogen (C = G).
Stabilitas DNA heliks ganda ditentukan oleh susunan basa dan ikatan hidrogen yang terbentuk sepanjang rantai tersebut.karean perubahan jumlah hidrogen ini, tidak mengehrankan bahwa ikatan C=G memerlukan tenaga yang lebih besar untuk memisahkannya.
DNA merupakan makromolekul yang struktur primernya adalah polinukleotida rantai rangkap berpilin.Sturktur ini diibaratkan sebagai sebuah tangga.Anak tangganya adalah susunan basa nitrogen, dengan ikatan A-T dan G-C.Kedua “tulang punggung tangganya” adalah gula ribosa.Antara mononukleotida satu dengan yang lainnya berhubungan secara kimia melalui ikatan fosfodiester.
DNA heliks ganda yang panjangnya juga memiliki suatu polaritas.Polaritas heliks ganda berlawanan orientasi satu sama lain.Kedua rantai polinukleotida DNA yang membentuk heliks ganda berjajar secara antipararel.Jika digambarkan sebagai berikut :
Replikasi DNA
Replikasi adalah peristiwa sintesis DNA.Saat suatu sel membelah secara mitosis, tiap-tiap sel hasila pembelahan mengandung DNA penuh dan identik seperti induknya.Dengan demikian, DNA harus secara tepat direplikasi sebelum pembelahan dimulai.Replikasi DNA dapat terjadi dengan adanya sintesis rantai nukleotida baru dari rantai nukleotida lama.Proses komplementasi pasangan basa menghasilkan suatu molekul DNA baru yang sama dengan molekul DNA lama sebagai cetakan.Kemungkinan terjadinya replikasi dapat melalui tiga model.
Model pertama adalah model konservatif, yaitu dua rantai DNA lama tetap tidak berubah, berfungsi sebagai cetakan untuk dua dua rantai DNA baru.
Model kedua disebut model semikonservatif, yaitu dua rantai DNA lama terpisah dan rantai baru disintesis dengan prinsip komplementasi pada masing-masing rantai DNA lama tersebut.Model ketiga adalah model dispersif, yaitu beberapa bagian dari kedua rantai DNA lama digunakan sebgai cetakan untuk sintesis rantai DNA baru.
Berikut adalah gambaran replikasi yang terjadi terhadap DNA :
Dari ketiga model replikasi tersebut, model semikonservatif merupakan model yang tepat untuk proses replikasi DNA.Replikasi DNA semikonservatif ini berlaku bagi organisme prokariot maupun eukariot.Perbedaan replikasi antara organisme prokariot dengan eukariot adalah dalam hal jenis dan jumlah enzim yang terlibat, serta kecepatan dan kompleksitas replkasi DNA.Pada organisme eukariot, peristiwa replikasi terjadi sebelum pembelahan mitosis, tepatnya pada fase sintsis dalam siklus pembelahan sel.
RNA
rna
rna
RNA ( ribonucleic acid ) atau asam ribonukleat merupakan makromolekul yang berfungsi sebagai penyimpan dan penyalur informasi genetik.RNA sebagai penyimpan informasi genetik misalnya pada materi genetik virus, terutama golongan retrovirus.RNA sebagai penyalur informasi genetik misalnya pada proses translasi untuk sintesis protein.RNA juga dapat berfungsi sebagai enzim ( ribozim ) yang dapat mengkalis formasi RNA-nya sendiri atau molekul RNA lain.
Struktur RNA
RNA merupakan rantai tungga polinukleotida.Setiap ribonukleotida terdiri dari tiga gugus molekul, yaitu :
- 5 karbon
- basa nitrogen yang terdiri dari golongan purin (yang sama dengan DNA) dan golongan pirimidin yang berbeda yaitu sitosin (C) dan Urasil (U)
- gugus fosfat
Purin dan pirimidin yang berkaitan dengan ribosa membentuk suatu molekul yang dinamakan nukleosida atau ribonukleosida, yang merupakan prekursor dasar untuk sintesis DNA.Ribonukleosida yang berkaitan dengan gugus fosfat membentuk suatu nukleotida atau ribonukleotida.RNA merupakan hasil transkripsi dari suatu fragmen DNA, sehingga RNA merupakan polimer yang jauh lebih pendek dibandingkan DNA.
Tipe RNA
RNA terdiri dari tiga tipe, yaitu mRNA ( messenger RNA ) atau RNAd ( RNA duta ), tRNA ( transfer RNA ) atau RNAt ( RNA transfer ), dan rRNA ( ribosomal RNA ) atau RNAr ( RNA ribosomal ).
RNAd
RNAd merupakan RNA yang urutan basanya komplementer dengan salah satu urutan basa rantai DNA.RNAd membawa pesan atau kode genetik (kodon) dari kromosom (di dalam inti sel) ke ribosom (di sitoplasma).Kode genetik RNAd tersebut kemudian menjadi cetakan utnuk menetukan spesifitas urutan asam amino pada rantai polipeptida.RNAd berupa rantai tunggal yang relatif panjang.Berikut gambarnya :
RNAr
RNAr merupakan komponen struktural yang utama di dalam ribosom.Setiap subunit ribosom terdiri dari 30 – 46% molekul RNAr dan 70 – 80% protein.
RNAt
RNAt merupakan RNA yang membawa asam amino satu per satu ke ribosom.Pada salah satu ujung RNAt terdapat tiga rangkaian baa pendek ( disebut antikodon ).Suatu asam amino akan melekat pada ujung RNAt yang berseberangan dengan ujung antikodon.Pelekatan ini merupakan cara berfungsinya RNAt, yaitu membawa asam amino spesifik yang nantinya berguna dalam sintesis protein yaitu pengurutan asam amino sesuai urutan kodonnya pada RNAd.
Perbedaan antara DNA dan RNA
Berdasarkan penjelasan sebelumnya kita dapat menyimpulkan beberapa perbedaan antara DNA dengan RNA sebagai berikut :
- komponen :
Gula pada DNA deoksiribosa , sedangkan RNA adalah ribosa
Basa nitrogen : – purin — DNA adalah Adenin dan Guanin, pada RNA adalah Adenin dan Guanin
- Pirimidin — DNA adalah Timin dan sitosin, pada RNA adalah Urasil dan sitosin
- Bentuk : — DNA berbentuk rantai panjang , ganda, dan berpilin (double heliks)
— RNA berbentuk rantai pendek, tunggal, dan tidak berpilin
- Letak : — DNA terletak di dalam nukleus, kloroplas, mitokondria
– RNA terletak di dalam nukleus, sitoplasma, kloroplas, mitokondria
- Kadar : — DNA tetap
– RNA tidak tetap

Senin, 10 September 2012

Masalah dan solusi air sumur

Masalah 1:
Air sumur saya kalau keluar dari pompa jernih tapi setelah beberapa jam terdapat endapan kuning.

Penyebab:

Endapan kuning, merah atau merah kecoklatan yang muncul dari air yang sebelumnya jernih disebabkan oleh kadar besi yang tinggi. Kalau air baru keluar dari keran,kandungan besi masih larut sehingga tidak terlihat. Jika air sudah bercampur dengan udara, kandungan besi yang terlarut menjadi butir butir karat. Butiran itu akhirnya mengendap.

Solusi:

Jika air dari awal memang jernih, cukup hanya memasang satu saringan air pasir manganese . Pasir manganese ini dapat menyerap besi. Pasir manganese harus dibersihkan kalau sudah kotor. Pembersihan bisa dilakukan dengan menggunakan cairan KMNO4. Setelah beberapa lama pasir manganese bisa dipakai kembali. Lamanya pembersihan tergantung kadar besi dan kadar manganese dalam air yang disaring. Nazava bisa mengetes kadar besi air anda dan manganese dengan biaya 70 000 IDR. Untuk air yang dari awal sudah keruh, tolong baca masalah air yang kuning

Masalah 2 Air PDAM berbau kaporit.

Akibat

PDAM menggunakan kaporit untuk membunuh kuman.

Solusi

solusi A: Untuk semua rumah: pakai saringan air Nazava Carbon.
Solusi B: Untuk air minum dan masak: pakai saringan air Nazava untuk minum seperti bening satu. Saringan air ini menyediakan air yang langsung siap minum dan juga bisa digunakan untuk membuat kopi dan lain lain

Masalah 3:
Air saya keruh

Penyebab:

sumur tidak dalam, alasan geologis dll

Solusi:

Untuk menjernihkan air, solusi paling hemat adalah saringan air pasir silika yang berfunksi sebagai penjernih. Saringan air ini dapat digunakan lebih kurang 5 tahun. Dan selama waktu itu, media tidak perlu diganti. Namun saringan air pasir silika harus dibackwash (dibersihkan) sekurang-kurangnya seminggu sekali.

Masalah 4:
Air saya kuning

Penyebab:

Air di rumah kami kuning dan ada lapisan minyak pada permukaannya. Penyebab: Warna kuning disebabkankan oleh kadar besi yang tinggi dan tidak larut di air. Dan minyak disebabkan oleh bakteri (kuman) yang memakan besi itu. Kuman memakan besi yang larut dan menyebabkankan karat.

Solusi

saringan air pasir silika untuk menyaring besi yang tidak larut (yang mengakibatkan warna kuning) dan saringan air degan pasir manganese untuk menyerap besi yang larut.

Masalah 5:
Di bak mandi sering muncul lapisan hitam

Penyebab:

Kadar Mangan dalam air yang tinggi

Solusi

Jika air dari awal memang jernih, cukup memasang satu saringan air pasir manganese. Pasir ini dapat menyerap besi. Pasir manganese harus dibersihkan kalau sudah kotor. Pembersihan dapat dilakukan menggunakan cairan KMNO4. Setelah beberapa lama pasir manganese dapat digunakan kembali. Lamanya pembersihan tergantung kadar besi dan kadar manganese dalam air yang disaring. Nazava bisa mengetes air anda untuk besi dan manganese dengan biaya 70 000 IDR.
Untuk air yang dari awal sudah keruh, saringan air silika dapat digunakan untuk menyaring kotoran yang tidak larut (yang menyebabkankan kekeruhan) dan saringan air manganese untuk menyerap mangan yang larut.

Senin, 23 Juli 2012

Menjauhkan Flu: Protein Sintetik Mengaktifkan Sistem Kekebalan dalam Dua Jam

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Senin, 16 Juli 2012 - Para peneliti San Diego State University di Pusat Biosains Donald P. Shiley menemukan rahasia membantu sistem kekebalan melawan flu sebelum ia membuat anda sakit.

 Sebuah studi yang diterbitkan tanggal 6 Juli 2012 di jurnal Public Library of Science PloS One, menemukan kalau EP67, sebuah protein sintetik kuat, mampu mengaktivasi sistem kekebalan yang diam dalam hanya dua jam setelah dikonsumsi.
 Sebelum studi ini, EP67 telah umumnya dipakai sebagai ajuvan untuk vaksin, yaitu sesuatu yang ditambahkan ke vaksin untuk membantu mengaktivasi respon kekebalan. Namun Joy Phillips PhD, pengarang utama studi ini bersama dengan koleganya Sam Sanderson PhD dari Pusat Medis Universitas Nebraska melihat potensi kalau ia dapat bekerja sendiri.
 “Virus flu sangat lincah dan secara aktif menjaga sistem kekebalan dari mendeteksinya untuk beberapa hari hingga anda mendapatkan gejala,” kata Phillips. “Penelitian kami menunjukkan kalau dengan memasukkan EP67 ke tubuh dalam 24 jam paparan ke virus flu membuat sistem kekebalan bereaksi hampir seketika pada ancaman tersebut, sebelum tubuh anda secara normal mampu melakukannya.”
 Karena EP67 tidak bekerja pada virus namun pada sistem kekebalan itu sendiri, ia berfungsi sama tidak peduli apa strain flunya, berbeda dengan vaksin influenza yang harus tepat sesuai dengan strain yang sedang beredar.
Phillips mengatakan walau studi ini berfokus pada flu, tapi EP67 berpotensi bekerja pada penyakit pernapasan dan infeksi jamur lainnya dan dapat berpotensi besar untuk terapi gawat darurat.
 “Ketika anda menemukan kalau anda terpaparkan flu, perawatan satu-satunya sekarang adalah menyerang virus secara langsung yang tidak handal dan seringkali virus mengembangkan resistensi terhadapnya,” kata Phillips. “EP67 dapat secara potensial menjadi terapi bagi orang yang mengetahui dirinya terpaparkan dan membantu tubuh memerangi virus sebelum anda sakit.”
Ia bahkan dapat juga dipakai dalam peristiwa strain baru penyakit menular, sebelum patogen aktual ditemukan, seperti pada SARS dan wabah influenza H1N1 2009, kata Phillips.
 Saat ini, pengujian sudah dilakukan umumnya pada tikus dengan menularkan mereka virus flu. Mereka yang diberi dosis EP67 dalam 24 jam infeksi tidak sakit (atau sesakit) yang tidak diberikan EP67.
 Level kesakitan tikus diukur berdasarkan hilangnya berat badan. Secara tipikal, tikus kehilangan sekitar 20 persen beratnya ketika terinfeksi flu namun tikus yang dirawat dengan EP67 kehilangan rata-rata hanya 6 persen. Lebih penting lagi, tikus yang dirawat sehari setelah diinfeksi dengan dosis influenza yang mematikan ternyata tidak mati, kata Phillips.
 Ia mengatakan kalau ada implikasi besar bagi kedokteran hewan, karena EP67 aktif pada hewan, termasuk burung.
 Penelitian di masa datang akan memeriksa pengaruh EP67 dalam keberadaan jumlah patogen lain dan melihat lebih dekat fungsi EP67 dalam berbagai sel di tubuh.
Sumber berita:
Referensi jurnal:
Sam D. Sanderson, Marilyn L. Thoman, Kornelia Kis, Elizabeth L. Virts, Edgar B. Herrera, Stephanie Widmann, Homero Sepulveda, Joy A. Phillips. Innate Immune Induction and Influenza Protection Elicited by a Response-Selective Agonist of Human C5a. PLoS ONE, 2012; 7 (7): e40303 DOI: 10.1371/journal.pone.0040303

Selasa, 22 Mei 2012

Jamur

Peta konsep jamur atau fungi


Ciri-ciri jamur
Ukuran dan bentuk


  • Sebagian besar jamur adalah multiseluler. Jamur multiseluler ada yang ukurannya mikroskopik dan ada juga yang berukuran makroskopik
  • Ada juga jamur yang uniseluler. Jamur yang uniseluler berukuran mikroskopik, contohnya khamir (Saccharomyces)


  • Bentuk tubuh jamur ada yang berbentuk oval sampai yang berbentuk benar atau membentuk tubuh buah. Jamur yang berupa benang membentuk lapisan seperti kapas, bercak, atau embun tepung (mildrew) pada permukaan substrat tempat hidupnya. Tubuh buah jamur memiliki bentuk yang beragam, seperti mangkuk, payung, setengah lingkaran, kuping, atau bulat.
Struktur dan fungsi tubuh
Amanita muscaria
Jamur adalah organisme eukariot dengan dinding sel yang tersusun dari kitin. Jamur tidak memiliki klorofil untuk melakukan fotosintesis. Beberapa jamur memiliki zat warna seperti Amanita muscaria yang memiliki tubuh buat berwarna merah.

Jamur multiseluler memiliki sel-sel memanjang berupa benang-benang yang disebut hifa. Hifa pada jenis jamur tertentu memiliki sekat antar sel yang disebut septum. Ada beberapa hifa yang tidak memiliki septum. Hifa tanpa septa disebut hifa senositik

Hifa jamur bercabang-cabang dan berjalinan membentuk miselium. Ada miselium yang dapat menyerap makanan. Miselium untuk menyerap makanan disebut miselium vegetatif. Ada pula miselium yang berfungsi menghasilkan spora. Bagian miselium ini disebut miselium generatif.

Cara hidup
Jamur menyerap zat organik dari lingkungannya. Sebelum diserap, zat organik kompleks akan diuraikan menjadi zat organik sederhana oleh enzim yang dikeluarkan jamur. Ada bahan organik yang digunakan untuk kelangsungan hidupnya, namun ada juga yang disimpan dalam bentuk glikogen.

Jamur bersifat heterotrof atau memperoleh zat organik dari hasil sintesis organisme lain.

Berdasarkan cara memperoleh makanannya, jamus bersifat
  • Saprofit. Jamur memperoleh zat organik dari sisa-sisa organisme mati dan bahan tidak hidup. Maka jamur berperan sebagai pengurai utama.
  • Parasit. Jamur memperoleh zat organik dari organisme hidup lain. Maka jamur ini merugikan organisme inangnya karena dapat menyebabkan penyakit.
  • Mutual. Jamur ini saling menguntungkan dengan organisme inangnya. Contohnya antara jamur dengan ganggang hijau biru. Jamur membantu ganggang menyerap air dan mineral, sedangkan ganggang akan menyediakan bahan organik hasil fotosistesisnya bagi jamur.
Habitat
Jamur berada pada dataran (terestrial) dan di tempat-tempat yang lembap. Ada juga jamur yang hidup pada organisme atau sisa-sisa organisme di laut atau air tawar. Jamur dapat hidup di lingkungan asam.

Reproduksi
Jamur bereproduksi secara aseksual maupun seksual.

ASEKSUAL
terjadi dengan pembentukan kuncup atau tunas pada jamur uniseluler, serta pemutusan benang hifa dan pembentukan spora aseksual pada jamur multiseluler.
Spora aseksual dapat berupa sporangiospora atau konidiospora. Sporangiospora dihasilkan dari pembelahan mitosis sel dalam kotak spora yang terdapat pada ujung sporangiofor (struktur yang mendukung sporangium).
Konidiospora dihasilkan dari pembelahan mitosis sel pada ujung konidiofor (pendukung konidia). Sporangiospora dan konidiospora bersifat haploid (n).

SEKSUAL
dilakukan oleh spora seksual. Spora seksual dihasilkan secara singami (penyatuan sel atau hifa yang berbeda jenis).
Singami terdiri dari 2 tahap, yaitu tahap plasmogami (penyatuan plasma sel) dan tahap kariogami (penyatuan inti sel).

Klasifikasi
ZYGOMYCOTA
Jamur yang terdapat pada roti adalah salah satu jenis jamur Zygomycota.
  • Struktur tubuh. terdiri dari hifa yang tak bersekat. Bagian tertentu dari hifa membentuk sporagium yang didukung sporangiofor. Sporangium adalah struktur penghasil spora vegetatif. Alat reproduksi seksual adalah zigosporangium.
  • Habitat. Hidup sebagai saprofit di tanah, makanan, atau pada sisa-sisa tumbuhan dan hewan. Ada juga yang hidup sebagai parasit pada manusia dan tumbuhan sehingga menyebabkan penyakit. Lainnya hidup bersimbiosis saling menguntungkan dengan organisme lain.
  • Reproduksi. Melakukan reproduksi secara aseksual dan seksual. Aseksual terjadi dengan fragmentasi miselium atau spora aseksual yang dihasilkan oleh sporangium. Reproduksi seksual dengan perkawinan antara hifa yang berbeda jenis, disebut hifa (+) dan hifa (-), menghasilkan zigospora (spora seksual, yaitu spora yang dihasilkan oleh reproduksi seksual).
  • Peran. digunakan dalam proses pembuatan makanan. Rhizopus oryzae untuk pembuatan tempe. Mucor javanicus untuk pembuatan tape.
Saccharomyces cereviceae
ASCOMYCOTA
Oncom dan roti merupakan makanan yang diproses dengan jenis jamur dari kelompok Ascomycota.
  • Struktur tubuh. Sebagian besar multiseluler. Yang uniseluler misalnya Saccharomyces cereviceae. yang multiseluler memiliki hifa bersekat. Alat reproduksi aseksualnya hifa yang berdiferensiasi menjadi konidiofor. Alat reproduksi seksualnya adalah askus
  • Habitat. Umumnya hidup saprofit pada tanah dan sisa-sisa organisme. Lainnya merupakan parasit pada tumbuhan dan hewan. Jamur ascomycota ada yang hidup di laut. Ada juga yang hidup di lingkungan yang mengandung gula dan hidup di tanah.
  • Reproduksi. Dapat secara aseksual dan seksual. Reproduksi secara aseksual pada Ascomycota uniseluler dilakukan dengan membentuk kuncup atau tunas. Reproduksi seksual terjadi dengan penyatuan dua sel haploid (n) berbeda jenis yang berfungsi sebagai gamet (sel kelamin). Pada Ascomycota multiseluler, reproduksi aseksual dilakukan dengan fragmentasi miselium dan pembentukan konidia (spora aseksual yang terbentuk pada ujung konidiofor). Reproduksi seksual terjadi dengan perkawinan antara hifa haploid berbeda jenis yang kemudian membentuk askus (struktur seperti kantung yang mengandung spora)
  • Peran. Saccharomyces cereviceae untuk pembuatan roti dan minuman beralkhohol. Saccharomyces ellipsoideus untuk pembuatan wine. Neurospora crassa untuk pembuatan oncom. Venturia inaequalis penyebab penyakit yang merusak buah apel.
Jamur kuping
BASIDIOMYCOTA
Jamur merak merupakan salah satu jenis Basidiomycota.
  • Struktur tubuh. Jamur multiseluler hifanya bersekat. Hifa vegetatif terdapat dalam substratnya. Berukuran makroskopis sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang. Bentuknya ada yang seperti payung, kuping, atau setengah lingkaran. Basidiomycota ada yang memiliki batang dan ada yang tidak.
  • Habitat. Umumnya hidup sebagai saprofit pada sisa-sisa makhluk hidup. Ada juga yang parasit pada organisme inangnya, misalnya tumbuhan dan manusia. Ada yang bersimbiosis dengan akar tumbuhan membentuk mikoriza.
  • Reproduksi. Dapat secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual dengan membentuk spora konidia. Reproduksi seksual dengan perkawinan antara hifa yang berbeda jenis menghasilkan spora seksual.
  • Peran. Jamur kuping, jamur merang, dan jamur shitake dapat dimakan tubuh buahnya. Jamur kayu sebagai obat atau makanan suplemen. Jamur karat merupakan parasit pada jagung dan gandum.
DEUTEROMYCETES
Setiap jamur yang sudah diidentifikasi tetapi belum diketahui reproduksi seksualnya dikelompokkan dalam Deuteomycetes atau disebut juga jamur tidak sempurna.

Lumut kerak dan mikoriza
Lumut kerak
  • merupakan bentuk kehidupan bersama saling menguntungkan antara jamur dan mikroorganisme fotosintetik.
  • jamur dalam lumut kerang umumnya adalah Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycetes.
  • Jamur memperoleh hasil fotosintesis dari Cyanobacteria atau ganggang hijau.
  • Reproduksi secara aseksual dilakukan dengan fragmentasi bahan vegetatif yang disebut talus atau dengan suatu struktur yang disebut soredia.
  • Reproduksi secara seksual dilakukan jika jamur yang bersimbiosis dengan Ascomycota atau basidiomycota menghasilkan askospora atau basidiospora.
  • Hidup di tempat-tempat terbuka misalnya batang pohon, tanah, atau batuan.
Mikoriza
  • adalah simbiosis mulualisme antara jamur dan akar tumbuhan tingkat tinggi
  • Tanpa adanya mikoriza, beberapa tumbuhan tidak dapat menyerap air dan mineral yang cukup dari dalam tanah untuk pertumbuhan yang maksimum.
  • Dibedakan menjadi 2, yaitu ektomikoriza dan endomikoriza.

Minggu, 20 Mei 2012

Deja Vu

Deja vu, yang asal katanya diambil dari Bahasa Perancis, adalah suatu perasaan ketika seseorang mengalami sesuatu yang pernah terjadi sebelumnya. Sekelompok orang mengasosiasikannya dengan gangguan pada otak sedangkan lainnya menghubungkan Deja vu dengan kehidupan lain di masa lalu. Pada suatu waktu, beberapa di antara kita tentu pernah mengalami hal ini. Apa sih sebenarnya Deja vu ini? Mari kita telusuri bersama.

Apakah anda pernah mengalami situasi di mana secara sadar anda mengenal betul situasi itu yang menurut anda telah anda lalui sebelumnya? Apakah anda pernah mengalami suatu situasi di mana anda bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya dan kemudian hal itu benar-benar terjadi seperti yang anda rasakan telah anda lalui sebelumnya? Jika anda pernah mengalami hal-hal tersebut, itulah yang dinamakan Deja vu. Apakah De...ja vu itu? Deja vu merupakan peristiwa di mana seseorang merasa yakin telah mengalami situasi baru sebelumnya. Selama mengalami sebuah situasi baru, seseorang merasakan suatu kesamaan dengan sesuatu yang dialami di masa lalu. Seseorang merasa telah melalui hal yang sama baru saja terjadi di masa lalu atau telah melihat hal itu dalam mimpinya. Istilah Deja vu ini pertama kali diperkenalkan oleh Emile Boirac yang merupakan seorang peneliti di bidang psikologi berkebangsaan Perancis. Kebanyakan mereka yang mengalami Deja vu mengklaim telah melihat sesatu dalam mimpi mereka atau sangat yakin telah melihat itu beberapa waktu yang lalu.

Yang menarik di sini, bisa saja terjadi bahwa salah satu dari mata kita melihat sesuatu sebelum mata yang lain. Satu mata merekam kejadian sebelumnya. Mata yang lainnya, yang merekam kejadian yang sama beberapa milidetik kemudian, membuat otak merasakan ingatan. Salah satu mata merasakan sesuatu dan otak mengartikannya. Mata lain yang tertinggal beberapa milidetik merasakan hal yang sama dan mengirim gambar tersebut ke otak. Begitu otak merasakan hal yang sama beberapa milidetik kemudian, orang tersebut merasa bahwa dia telah melihat itu sebelumnya. Gagasan ini tidak dapat menjadi alasan tepat untuk Deja vu karena orang yang hanya memiliki satu mata juga mengalami Deja vu.
See More